Minggu, 16 Juni 2013

VISUAL PRINCIPLE

Minggu ke-5 IT : VISUAL PRINCIPLE

pada minggu ini kita membahas tentang Visual Principle dalam media pembelajaran.

Visual Literacy adalah kemampuan untuk menafsirkan, bernegosiasi, dan membuat makna dari informasi yang disajikan dalam bentuk gambar, memperluas arti dari keaksaraan, yang biasanya menandakan penafsiran teks yang ditulis atau dicetak. Visual Literacy didasarkan pada gagasan bahwa gambar dapat "membaca" dan makna yang dapat dikomunikasikan melalui proses membaca.

Peran Visual dalam Instruksi
1) Menyediakan acuan konkret untuk ide - yaitu ikon lebih mudah diingat dibandingkan dengan kata-kata.
2) Memotivasi peserta didik - dengan menarik perhatian peserta didik dan menghasilkan respon emosional
3) Menyederhanakan informasi yang sulit dimengerti
4) Menyediakan banyak saluran - memahami informasi lisan dan tulisan

Meningkatkan Visual Literacy
Strategi input: membantu peserta didik membaca sandi atau membaca visual
mahir dengan berlatih keterampilan analisis visual :

  • Analisis Gambar
  • Diskusi multimedia
  • Diskusi video

Strategi Output: membantu peserta didik untuk mengkodekan atau menulis visual-untuk
mengekspresikan diri mereka dan berkomunikasi dengan orang lain


  • Perencanaan dan memproduksi foto digital dan video sesi
  • Perencanaan dan memproduksi media yang ditampilkan, baik statis dan dinamis

Tujuan Desain Visual
• Memastikan keterbacaan
• Mengurangi upaya yang diperlukan untuk menafsirkan pesan
• Meningkatkan keterlibatan aktif pemirsa dengan pesan
• memfokuskan perhatian pada bagian yang paling penting dari pesan.

Proses untuk Desain Visual
Tiga keputusan besar dalam membuat desain:
  • Elemen: pemilihan dan perakitan unsur verbal / visual untuk memasukkan ke dalam layar
  • Pola: memilih pola dasar bagi unsur-unsur dalam ditampilkan.
  • Pengaturan: mengatur unsur-unsur individual dalam pola yang mendasari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar